www.radarpena.com

Minggu, 16 Desember 2018
Peristiwa

Puting Beliung Sapu Bogor Selatan

Kamis, 06 Desember 2018 - 15:55 WIB
Puting Beliung Sapu Bogor Selatan
Avanza Silver dengan Nomor polisi F 1618 EY dan dikendarai oleh ibu Enny Reno (45)

Radarpena.co - Tren Bogor

Angin puting beliung yang disertai percikan cahaya di langit/Kilat, mengejutkan warga di wilayah Bogor Selatan. Sontak saja warga yang sedang menjalankan aktifitas nya tersebut terkejut dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing.

Salah seorang warga pamoyanan, Roni Ramdani menuturkan, kejadian Sekira pukul 15.00 WIB, saat itu dirinya bersama dua orang putranya sedang makan dan berbincang santai di Rumah makan Purwakalih.

Angin puting beliung juga mengakibatkan sejumlah kendaraan tertimpa pohon besar dan belasan rumah mengalami kerusakan parah.

"Saya terkejut melihat atap rumah yang berterbangan di udara. Tapi lama kelamaan angin itu semakin kencang ke arahnya, saya langsung membawa kedua putra saya masuk ke dalam Rumah makan," ungkap Roni, Kamis (6/12/18) petang.

Roni melanjutkan, setelah mengamankan kedua anaknya, saya kembali keluar melihat situasi. Diluar kondisinya sangat kacau, angin masih bertiup kencang, hujan pun turun dengan derasnya, pohon-pohon berjatuhan (Tumbang), bahkan saya melihat ada salah seorang kawan yang hampir tertimpa papan reklame.

"Lalu saya berlari ke arah tumbang nya pohon, disana saya melihat ada sebuah mobil tertimpa batang pohon yang cukup besar. Secara spontan saya langsung berteriak agar semua membantu korban yang tertimpa pohon tersebut, hujan semakin deras bantuan pun sudah berdatangan, lalu saya kembali ke rumah makan untuk menjemput kedua putra saya dan kembali ke rumah, karena khabarnya, Rumah sayapun tak luput dari bencana angin puting beliung ini," tandasnya.

Diketahui, mobil yang tertimpa pohon tersebut adalah mobil Avanza Silver dengan Nomor polisi F 1618 EY dan dikendarai oleh ibu Enny Reno (45), dalam derasnya Hujan, Warga dibantu TNI berjibaku berusaha mengevakuasi korban. Namun naas, korban tidak dapat diselamatkan, posisi korban saat dievakuasi sedang duduk menelungkup.

Redaktur : Rizky Bunai
Reporter : --
Sumber : RZB

Komentar
Close Ads X