www.radarpena.com

Rabu, 16 Januari 2019

Teknologi Laser Penghilang Jerawat Dan Flek

Kamis, 03 Januari 2019 - 14:25 WIB
Teknologi Laser Penghilang Jerawat Dan Flek
Laser akan berpenetrasi mengirimkan energi panas hingga lapisan dermis dan mentarget kelenjar sbasea

RADARPENA.CO - TREN BOGOR

Memiliki wajah mulus dan bening tentunya menjadi impian setiap wanita. Sayangnya berbagai faktor membuat berbagai masalah pada wajah menjadi muncul, salah satu masalah kulit yang paling sering dihadapi adalah jerawat dan noda hitam pada wajah yang terkadang disebabkan berbagai macam faktor.

Azzahra Rumah Facial yang belokasi di Jalan Griya Bukit Jaya No.22 Tanjung Udik, Gunung Putri Bogor, kini telah hadir teknologi laser jerawat yang dapat membantu mengatasi jerawat. Tanpa menggunakan bahan kimia dan tanpa memencet jerawat, pelanggan dapat melakukan perawatan penyembuhan jerawat dengan mudah dan cepat.

Merawat kulit yang berjerawat terbilang cukup berisiko.

Terjadinya kesalahan dalam pemilihan produk skincare maupun jenis treatment dapat berujung pada peradangan dan breakout. Melakukan ekstrasi pada kulit yang masih berjerawat meradang juga akan memicu iritasi. Teknologi menggunakan AccuToning laser merupakan laser dioda dengan panjang gelombang 1450 nm yang bekerja spesifik mengatasi jerawat meradang.

Laser akan berpenetrasi mengirimkan energi panas hingga lapisan dermis dan mentarget kelenjar sbasea. Panas tersebut akan merusak 5a-reductase dan terjadi deaktivasi, sehingga menyebabkan terhentinya produksi DHT. Hal ini akan membantu mengurangi seksresi sebum dan memulihkan kelenjar sebasea yang meradang. Laser Accutoning menyuguhkan dua fitur mode dalam penggunaannya, yaitu acne mode dan toning mode.

Sedangkan, Q-Beam Nd-Yag Laser merupakan laser di bidang kecantikan khusus untuk pigmen dengan menggunakan dua gelombang yaitu gelombang 532 nm dan 1.064 nm. Keunggulan lain dari laser ini adalah sangat presisi. Artinya laser ini akan tepat mengenai sasaran yang menjadi objek terapi. Laser ini disebut juga laser pigmen karena memiliki sistem kerja yang hanya ditangkap oleh zat warna kulit.

Redaktur : Rizky Bunai
Reporter : Reynaldi Andrian Pamungkas
Sumber :

Komentar
Close Ads X