www.radarpena.com

Rabu, 16 Januari 2019

SMKK Baranangsiang Gelar Tabur Bunga Dan Doa Bersama

Kamis, 10 Januari 2019 - 22:41 WIB
SMKK Baranangsiang Gelar Tabur Bunga Dan Doa Bersama
Wali Kota Bogor, Bima Arya mendorong pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa Andriana Yubelia Noven (18).

RADARPENA.CO - TREN BOGOR

BOGOR – Kamis sore, 10/01/19 Walikota Bogor dan Keluarga besar SMKK Baranangsiang gelar tabur bunga dan doa bersama di tempat kejadian pembunuhan seorang siswi kelas XII SMKK Baranangsiang, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) pada Senin lalu, 8/01/19 di Jalan Riau RT. 002/003 Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Puluhan siswa, sahabat serta para alumni masih tidak menyangka atas kepergian temannya yang meninggal ditangan orang yang saat ini masih diburu. Mereka meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap dan menindak pelakunya dengan tegas.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mendorong pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa Andriana Yubelia Noven (18) siswi kelas XII jurusan Busana, SMK Baranangsiang, Kota Bogor.

“Sekarang kita berurusan dengan pelaku yang psikopat. Saya selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisiian, terakhir Kapolresta Bogor Kota menginformasikan bahwa kasus ini masih di dalami dan menjadi prioritas,” 

Apapun yang berkaitan dengan korban supaya memberikan bantuan informasi kepada pihak kepolisian. Agar kasus ini cepat terungkap dan modus pelaku dapat diketahui. Terkait keamanan dilingkungan kost-an tempat tinggal korban, Bima menjelaskan, untuk dimensi keamanan kawasan jalan Riau sudah sangat ketat.Terbukti ada 24 kamera CCTV dan siskamling yang berjalan. ujar Bima Arya.

Vannesa, kerabat korban menceritakan sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban sempat curhat masalah kisah asmaranya yang putus dengan pacarnya yang masih satu sekolah, tapi berbeda kelas dengan Noven.

“Aku sangat dekat dengan Noven, berangkat sekolah suka bareng dan terakhir dia cerita sudah putus sama pacarnya, karena tidak diperbolehkan oleh ayahnya. Itu sih yang diceritain terakhir.” tuturnya

“Kita berharap pelakunya cepat ditangkap dan ditindak tegas, diberi hukuman yang setimpal.” ucap, salah seorang sahabat korban, Vannesa Auralia, usai tabur bunga di lokasi kejadian.

Redaktur : Rizky Bunai
Reporter : Aditya Nugraha
Sumber :

Komentar
Close Ads X